Mengapa Bata Ringan ?

Mengapa harus menggunakan bata ringan ? Kenapa dengan bata merah ?

Penggunaan bata ringan saat ini telah banyak digunakan baik untuk proyek bangunan besar bertingkat maupun bangunan rumah pribadi baik di kota kota besar maupun di kota kota pinggiran.

Perbandingan penggunaan bata merah dan bata ringan dalam skala proyek besar :

  • Bata Merah.
  1. Bata merah dari stock untuk kebutuhan besar terbatas ketersediaannya karena kapasitas produksi yang kecil dan tergantung pada musim dan cuaca, sedangkan proyek besar membutuhkan jumlah material yang besar pula maka dibutuhkan ketersediaan stock yang lebih terjaga dalam jumlah volume besar dan dalam kurun waktu yang cepat. Sebelum adanya bata ringan beredar di Indonesia, sebuah proyek besar diharuskan indent terlebih dulu 3-6 bulan sebelum proyek berjalan, karena bata merah masih diproduksi dalam skala industri kecil bahkan skala rumah tangga serta denga teknologi yang konvensional. Bahkan sampai indent di beberapa industri bata merah atau pengrajin bata merah yang berbeda beda untuk mencukupi kebutuhan proyek.
  2. Bata merah standart dan konsistensi produknya tidak terjaga, dari satu industri atau pengrajin satu dengan yang lain standart kualitasnya pun berbeda beda sehingga kualitasnya tidak mempunyai standart yang baku serta konsisten.
  3. Tingkat kerusakan akibat transportasi dan rendahnya kuat tekan pada bata merah cukup tinggi, lokasi produksi bata merah juga berpengaruh dalam hal tingkat kerusakan bata merah dalam proses transportasinya sehingga tingkat terbuangnya material akibat kerusakan cukup tinggi hal ini yang membuat keakuratan estimasi material menjadi tidak mudah.
  4. Proses pengerjaan pemasangan bata merah juga membutuhkan waktu yang agak lama serta jumlah tenaga kerja yang tidak sedikit, belum lagi masih membutuhkan pekerjaan lanjutan dalam finishing seperti plaster yang cukup tebal yang pada akhirnya membutuhkan waktu lebih lama akibat dimensi bata merah yang kurang presisi dan kurang bersudut siku. Dalam pemasangan bata merah dengan jumlah tenaga kerja 3 orang untuk 1 hari kerja menghasilkan kurang lebih 8 – 10 m2 belum pekerjaan lanjutan seperti plaster dan acian.
  1. Dengan menggunakan bata ringan maka ketersedian stock untuk memenuhi kebutuhan proyek besar lebih terjamin karena bata ringan diproduksi dengan teknologi serta mesin mesin modern yang mepunyai kapasitas produksi yang besar dan tidak tergantung pada musim serta cuaca. Pabrikan bata ringan mampu memproduksi minimal 300 m3/harinya, saat ini telah banyak pabrik bata ringan berdiri di Jawa Timur kurang lebih ada 20 pabrikan bata ringan yang sudah beroperasi.
  2. Bata ringan lebih mempunyai kualitas yang standart dan konsisten, dimensi ukuran dan spesifikasi teknis merk merk bata ringan relatif hampir sama karena menggunakan bahan serta teknologi yang sama pula.
  3. Bata ringan mempunyai kuat tekan yang tinggi sehingga dalam transportasi pengirimannya mengurangi tingkat kerusakan yang terjadi.
  4. Pengerjaan pemasangan bata ringan jauh lebih praktis dan cepat dibandingkan dengan bata merah, tidak membutuhkan adukan pasir semen tetapi hanya membutuhkan semen mortar sebagai perekatnya dengan tingkat kebutuhan 1 kubik bata ringan membutuhkan 1 zak semen mortar perekat bata ringan dan hanya cukup ditambahi dengan air saja, spesi pemasangannyapun hanya 3 mm saja tidak perlu tebal tebal. Hal ini yang membuat perngerjaan pemasangan bata ringan jauh lebih cepat sebagai perbandingan dengan 2 tenaga kerja saja dalam 1 hari kerja mampu menghasilkan 12 – 20 m2 pasangan dinding. Selain itu pemasangan yang jauh lebih presisi dan rapi membuat pekerjaan lanjuta seperti plaster lebih hemat bahan dan waktu karena spesi plaster hanya 10 mm saja.

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *